Tugas Akhir, Berhitung dan Sistem Informasi Akuntansi

by - Rabu, September 25, 2013

  
Akhir-akhir ini saya sangat disibukan dengan kegiatan “menghitung”.
baiklah, aljabar tergolong menyenangkan,
walaupun logaritma dan algoritma sampai sekarang masih saja tetap membingungkan.

Tapi ternyataaaa,, akuntansi betul-betul bikin sakit kepala, perut mual dan mendatangkan wabah stress tingkat tinggi untuk saya.


   
kebetulan saya mendapatkan dosen pembimbing yang dia pengen anak-anak bimbingannya bisa benar-benar membuat program yang bermanfaat sehingga berguna bagi orang lain nanti nya dan bisa menguntungkan untuk diri sendiri.

hanya dosen pembimbing saya saja, yang tidak mengizinkan anak bimbingan nya mengambil judul 'pasaran' seperti, penjualan dan pembelian, peminjaman dan pengembalian.

 sempet down karena bingung ngambil judul apa !

  
Tertarik dan terlintas di pikiran untuk mengambil sebuah judul Sistem Informasi Akuntansi.

Akuntansi itu hanya tidak mudah, karena saya benar" awam akuntansi.
tapi ingin bisa akuntansi, maka belajar dasar-dasar akuntansi dari Manager Akuntansi serta dosen pembimbing.
jam makan siang belajar akuntansi bahkan  kadang jam pulang kerja harus di tunda untuk belajar akuntansi, belajar dari cara menjurnal hingga membuat laporan laba rugi. saya mempelajari nya.
mendapatkan ilmu baru. yap, ilmu yg tidak akan pernah saya dapat di bangku kuliah.
tapi malah, di bangku kerja. *lho

belum lagi saya harus membuat Penulisan tentang Sistem Informasi Akuntansi lalu menerapkan semua logika yang ada ke sebuah program berbasis VB.Net

Betapa stress tingkat tinggi saat itu.
DAMN !!


  
tapi berkat SIA  (Sistem Informasi Akuntansi), tidak ada yang sia-sia atas apa yang sudah di kerjakan kemarin. alhamdulillah.




Buat saya yang namanya hitung-hitungan punya unsur mistis didalamnya. Coba saja, jika semua hitungan tidak meleset, hasilnya 100 persen “pasti benar”. Pantas saja dari dulu semua ahli hitung dimuka bumi ini seperti bisa “meramal masa depan”, kurang mistis bagaimana…??


  
Pernah berfikir , Lalu buat apa saya berhitung, saya kan programmer.. programmer tidak perlu menghitung. Ahh betul programmer memang tidak perlu sibuk sama angka-angka. Tapi nyata nya saya salah. programmer harus bisa menerapkan apa yang orang lain inginkan.
tidak lama saya menyelesaikan 'Tugas Akhir'.

saya mendapatkan pekerjaan dengan membuat program sebuah diskon. yaudah lah, mari berhitung !

masih banyak keinginan-keinginan kecil lainnya.
terlebih lagi, melihat sang pacar yg sibuk dan sangat menikmati usaha yang dia jalankan.
saya tertarik untuk mengikuti jejaknya, tapi jelas di bidang yang berbeda dan saat ini sudah berjalan juga. (lumayan buat tambah-tambah uang jajan) hihi.


  
Makanya saya perlu memprediksikan masa depan, setidaknya prediksi buat kondisi finansial saya —mimpi kalau cuma tinggal mimpi, tanpa mau nabung ngumpulin modal. bisa jadi basi juga lama-lama–. Maka mulailah saya berhitung untuk modal yang diputar, apalagi simpanan masa depan buat meraih mimpi-mimpi yang lain, saya lagi-lagi berhitung.

 
"kenyataan nya hidup  memang tidak akan pernah jauh dari matematika"


  
 Thanks For Reading
^.~


Miss You

You May Also Like

0 comments