Setelah liburan

by - Rabu, Juni 19, 2019

-Draft selesai cuti melahirkan-
  • Release
Nah, setelah dua bulan dirumah bersama mereka dengan rutinitas yang seru. Aku kembali masuk kerja. Tapi sampai saat ini belum dapet nanny. Untuk sementara kami tinggal di Bekasi. Kemarin itu tanggal merah dan aku benar benar merasa "Liburan".

Yah, setidaknya tetap mengurus dua anak tapi tidak sendirian. Banyak yang bersedia membantu. Kalau mau mandi, pipis ataupun makan. Arsyila bisa diajak main sama opah, omah, om dan onty karena kalau dirumah. Sudah pasti ditangisin akutu~ Arsyila juga agak susah kalau sama papahnya. Mesti di bujuk lama dulu biar ga nangis.

Bukan mengeluh karena di tangisin anak. Tapi kadang akunya yang ga tega, ujung ujungnya nahan pipis, gajadi mandi. etc

Pernah bikin IG story "Ya ampun. Ternyata nikmat banget ya. Hari libur dirumah orangtua. Apalagi kalau duaduanya nangis ada opah, omah, om dan onty yang bantuin. Aku pun jadi punya waktu buat maskeran."

Biasanya kalau dua duanya nangis gitu. aku suka bingung, harus diemin yang mana dulu. Terus jadi stress, galau malah ikutan sedih. Bukannya diemin malah chat ke suami marah-marah. Ini namanya baby blues  bukan sih?
Ketika mereka nangis barengan aku sudah terbiasa dan mulai enjoy menghadapinya. Menganggap tangisan mereka itu adalah hal yang menggemaskan dan harus diabadikan sebagai kenang-kenangan yang nantinya kalau mereka sudah besar aku kangen mendengar tangisan mereka.

Kemarin dirumah omah, begitu duaduanya nangis. Kaka Arsyila langsung di gendong sama omah. Tugasku diemin Rafan.

Liburan versi aku saat ini cukup nginep di rumah orangtua. Biar gimana pun, kalau di rumah orangtua aku merasa kembali menjadi anak. Tidak merasa menjadi orangtua seutuhnya. Sesekali memanjakan diri dan mengurus diri sendiri tak apa kan? Kalau aku lelah, lalu tiba tiba ketiduran tapi Arsyila sudah bangun. Banyak yang bisa nemenin dan ngajak main.

Kalau menurut kalian liburan itu yaa ke luar kota atau ke luar negeri!
Sudah pasti liburan traveling seperti itu akan merasa happy dan enjoy tapi ya akan sama saja fulltime ngurus anak-anak. Untungnya suami bisa di ajak kerjasama. Kalau jalan liburan berempatan kayak punya moment ribet tapi bonding seorang papah akan terlihat disitu.

***
Note : Kenapa akhirnya di rilis?

Ku iseng lagi bacain komentar dan buka buka draft blog, ketemu tulisan ini. di tambah selama libur lebaran kemarin. Full time Arsyila sama aku. Misal dia main terus gak ngeliat aku, pasti dia manggil "mamah, mamah, mamah" nyari ke kamar. Kemudian di peluk. Gak lamaan ya main lagi. Kemarin begitu waktunya masuk kerja, ku izin dong. "Ka, mamah berangkat kerja dulu ya" Biasanya dia cuman geleng geleng aja. Kemarin dia udah bisa bilang "No no no" sambil telunjuknya di goyang goyang kayak mamah kalau lagi ngelarang dia sesuatu. Gemesnya.

Ya Ampun, ku makin ingin cepat cepat resign dan dirumah aja sama mereka.


You May Also Like

0 comments